Terimakasih atas kunjunganya di website Disdik Kota Semarang, kami selalu menunggu saran dan masukan untuk perbaikan pelayanan kamu  

Rakor Inovasi LKP dan Pemutakhiran Dapodikmas 2017

 04-11-2017 07:49 WIB by Bidang Pembinaan PAUD dan PNF    Dilihat: 221 kali Bidang Pembinaan PAUD dan PNF

SEMARANG-DISDIK, Bertempat di aula gedung B Dinas Pendidikan Kota Semarang pada hari Jumat, 3 November 2017 diselenggarakan Rapat koordinasi antara Pengelola LKP dan Dinas Pendidikan Kota Semarang yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Pembinaan GTK serta Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Ka Subag Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Dalam sambutan pengarahannya Kabid Pembinaan GTK (Drs. Hari Waluyo, MM) mengatakan Lembaga LKP di Kota Semarang kedepan harus lebih inovativ dan menciptakan terobosan-terobosan baru sehingga diminati masyarakat. Ia mencontohkan saat ini fungsi mobil sebagai alat angkut penumpang mesti kudu dilengkapi dengan radio / tape, vcd bahkan televisi, dan itu adalah salah satu inovasi yang dikembangkan oleh produsen mobil. Kemudian Ka Subag Perencanaan (S. Budi Utomo) dalam paparannya menyampaikan “Di zaman Now, orang akan bisa melakukan aktivitas cukup dari atas tempat tidur dengan bantuan gawai yang ia miliki, ia bisa memesan makanan dengan menggunakan aplikasi “go”, sangat berbeda sekali dengan zaman Old dimana orang mau makan, mau baca/beli buku harus meluangkan waktu ke ruang public (warung atau pasar), mau nongkrong ke simpang5. Seiring dengan kemajuan zaman maka Dinas Pendidikan kota Semarang menggandeng LKP untuk melayani masyarakat dengan bantuan aplikasi sebagai sarana dalam pelayanan yang lebih cepat, murah dan transparan. Sementara itu Kabid Pembinaan PAUD dan PNF (Wahyudi Harso) menyampaikan informasi tentang pentingnya pemutakhiran Dapodikmas bagi LKP, karena beberapa waktu lalu ada surat edaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penonaktifan NPSN satuan PAUD Dikmas yang intinnya agar lembaga yang lalai mengupdate datanya selama 2 tahun berturut-turut supaya diberikan teguran. Dan apabila sampai batas waktu tanggal 25 Desember 2017, lembaga tidak melakukan pemutakhiran Dapodikmas, maka akun Dapodiknya akan dibekukan. Oleh karena itu ia mengajak agar semua LKP di Kota Semarang untuk segera melakukan pengisian aplikasi Dapodikmas. Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang menitipkan beberapa pesan diantaranya “Dapodik menjadi satu-satunya basis data yang digunakan oleh Kemendikbud dalam pengambilan keputusan, oleh karena itu semua satuan pendidikan baik formal maupun non formal wajib hukumnya untuk mengisi Dapodik. Saya minta agar Dapodik ini diisi secara lengkap, akurat dan apa adanya (sesuai kondisi riil), sehingga data yang di inputkan pada Dapodik ini Valid.” Terkait dengan surat edaran dari Kemendikbud tentang Penonaktifan NPSN Paud dan Dikmas, maka sikap kami “Sami’na wa ato’na” kami dengar dan kami taat (laksanakan), oleh karena itu saya mengajak agar semua lembaga (PAUD, LKP dan PKBM) untuk segera melakukan pemutakhiran Dapodikmas, sebelum batas waktu yang ditentukan.