Umum dan Kepegawaian

Workshop Pengelola PAUD

07-11-2018 // 08:24 wib // Bidang Pembinaan PAUD dan PNF   Bidang Pembinaan PAUD dan PNF
Halaman lengkap berita

Dinas Pendidikan Kota Semarang melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF), menggelar Workshop Pengelola PAUD dalam upaya meningkatkan kompetensi pengelola PAUD pada tanggal 6 – 8 November 2018  bertempat di aula SMK Negeri 7 Semarang. “Saya malu kalau tidak bisa mengajak teman-teman pengelola PAUD untuk mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas dan bermartabat” kata Wahyudi Harso (Kabid Pembinaan PAUD dan PNF) didampingi Tyas Utarini, S.Sos (Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PAUD dan PNF) saat upacara Pembukaan Workshop Pengelola PAUD. Hal itu dikatakan mengingat perhatian pemerintah terhadap Pendidikan Anak Usia Dini saat ini sangat besar yaitu dengan diberikannya DAK Non Fisik BOP PAUD setiap tahun Rp. 600.000; per anak, oleh kareana itu ia meminta para pengelola PAUD untuk bisa memanfaatkan dana ini dengan sebaik-baiknya, benar dan sesuai dengan petunjuk teknis, saya juga titip untuk pemberian makanan sehat bagi siswa PAUD, karena Perkembangan optimal otak manusia terjadi di usia dini. Perkembangan otak dapat optimal apabila anak mendapatkan rangsangan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan secara utuh. Untuk itu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus holistik dan terintegrasi. Asupan gizi telah terbukti merupakan salah satu faktor penting yang berpengaruh dalam pembangunan dan pembentukan kualitas sumber daya manusia. Pemenuhan pendidikan, pengasuhan, dan gizi yang baik terutama bagi anak yang mengalami stunting, menurut penelitian terbukti dapat mengurangi dampak permanen yang merugikan anak. Kita harus mempunyai komitmen untuk membuat anak bahagia, karena ini adalah kunci sukses anak untuk meraih masa depannya.

Kemudian kepada para Nara Sumber, saya berpesan agar memotivasi para pengelola PAUD untuk meningkatkan kualitas lembaganya yang pada akhirnya menjadi lembaga yang ter-Akreditasi, saat ini kami berupaya terus untuk mendorong teman-teman pengelola untuk mengakreditasi lembaganya.