Umum dan Kepegawaian

Workshop Pengembangan Kurikulum Kesetaraan bagi Pengelola dan Tutor PKBM

07-11-2018 // 16:48 wib // Bidang Pembinaan PAUD dan PNF   Bidang Pembinaan PAUD dan PNF
Halaman lengkap berita
DISDIK - Semarang (7/11/2018) bertempat di kampus IKIP Veteran (IVET) telah  diselenggarakan kegiatan oleh Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan Paud-PNF Dinas Pendidikan Kota Kota Semarang. Pelaksanaan kegiatan yang bertemakan “Pengembangan Kurikulum Kesetaraan Bagi Pengelola dan Tutor PKBM” dilaksanakan 3 hari mulai hari Senin hingga Rabu 5-7 November 2018. Peserta diikuti tutor paket A,B,C sebanyak 50 orang dalam satu kelas, dan 16 orang penilik serta 24 orang Pengelola PKBM yang semua berjumlah 40 orang ditempatkan dikelas kedua. Workshop menghadirkan enam belas narasumber yang berkompeten terdiri dari civitas perguruan tinggi UNNES, IVET, tenaga ahli fungsional P2 Paud Dikmas Jawa Tengah dan dari Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang.
 
Adapun materi yang disampaikan para narasumber diantaranya; (1)Etika Profesi Pengelola PKBM, (2)Membangun PKBM Masa Depan, (3)Strategi pengelolaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan, (4)Pengembangan Kurikulum Kelembagaan, (5)Manajemen PKBM Berbasis Kewirausahaan, (6) Struktur dan Kontektulisasi Kurikulum Pendidikan Kesetaraan, (7)Perancanagan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan, (8)Membangun Jejaring Kemitraan Dalam Rangka Pegembangan Program PKBM, (9)Pembelajaran Orang Dewasa Pada Pendidikan Kesetaraan, (10)Sistem Penilaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan, (11)Membangun Jiwa Kewirausahaan Bagi Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan, (12)Membangun Kredibilitas Administrasi PKBM, (13)Penguatan Pendidikan Karakter, (14)Penyusunan Program PKBM Dalam Satu Tahun. (15)Penyusunan Program Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan.
Pembukaan acara disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang diwakili Sekretaris Dinas Drs. Hari Waluyo, MM  “Melalui kegiatan workshop ini diharapkan Penilik, Pengelola, Penyelenggara dan Tutor sebagai pelaku penggerak PNF memiliki pemahaman tentang Kurikulum dan dapat mengimplementasikan ke peserta didik" ujarnya. Dalam parannya pendidikan kesetaraan penting diberi pengetahuan didikan bagaimana warga belajar supaya santun dan berkarakter tidak hanya berorentasi pada capaian kelulusannya saja. 
Disesi lain Ka.Bid Pembinaan Paud-PNF Wahyuydi Harso, SH.,MH dalam paparnya mengungkapkan; bawha dalam “Membangun PKBM Masa Depan” perlu keseriusan pengelola/penyelenggara dalam pelayanannnya terhadap warga belajar dan tutor, sebagai pengiat pendidikan harus memiliki jiwa sosial, tulus, iklas, sungguh-sunguh, memiliki pengetahuan dan wawasan kekinian, implementatif, memperbanyak pembelajaran daring, memebentuk kelas-kelas digital dan tidak begitu profit mengingat warga belajar kesetraan paket banyak orang yang tidak beruntung.
Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri, SH.,MM di akhir kegiatan Rabu, (7/11) dalam pembinaannya mengatakan; kegiatan ini untuk menambah wawasan sumber daya manusia (SDM) bagi Penilik, Pengelola, Penyelenggara serta Tutor yang tugasnya setelah kegiatan ini dapat memacu warga belajar supaya setara dalam sikap, polapikir, attitude yang berkarakter, pungkasnya. Jadi perkembangan, wawasan, kecerdasan emosi warga belajar menjadi tanggungjawab pelaku pendidik dan lembaga secara khusus dan secara umum Dinas Pendidikan serta Pemerintah Kota Semarang..     ***rifki_nugroho*