Umum dan Kepegawaian

Pengembangan Desa Vokasi dan Kursus Ketrampilan

07-11-2018 // 17:11 wib // Bidang Pembinaan PAUD dan PNF   Bidang Pembinaan PAUD dan PNF
Halaman lengkap berita

DISDIK - Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Semarang menyelenggarakan program kegiatan Pengembangan Desa Vokasi dan Kursus Ketrampilan Tata Boga, Hantaran dan Membatik  bagi warga masyarakat kurang mampu yang tinggal di Kelurahan Vokasi se- Kota Semarang. Kegiatan dilaksanakan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Bangsa, Jalan Raya Mangkang – Tugu Semarang, mulai tanggal 8 Oktober  s.d. 12 November 2018 dan dibagi menjadi 6 angkatan, kegiatan diisi oleh pemateri professional dibidangnya, diantaranya Mbak Trimah dari Rumah D, Luthfi Comaru Z dari Sumurboto Batik, Gloria dari batik Budhaya untuk keterampilan membatik. Kemudian untuk ketrampilan Tata Boga pematerinya adalah Septia Nurul (Hav Kitchen Kebab), Djumningsih (Scronica Sari Catering), Endang S (Kampung Jajanan Wonosari). Sedangkan untuk ketrampilan hantaran diisi nara sumber Chususiyah (LKP Novita), Nur Laily Haniah (Komunitas Ari Jateng). Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang diwakili oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Wahyudi Harso, S.H., M.H. dan didampingi Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Nur Safuati, S,Pd, M.M. dan dihadiri oleh Kepala UPTD Pendidikan Kec. Tugu dan para Penilik PNF se- Kota Semarang. Dalam sambutan dan pengarahannya Wahyudi membeberkan bahwa Pendidikan keterampilan, atau yang disebut pendidikan vokasi (vokasional), saat ini menjadi alternatif pembelajaran yang diyakini mampu menjadi solusi dalam mengurangi jumlah pengangguran. Hal itu disebabkan, konsep pendidikan yang lebih menitikberatkan pada keterampilan (skill), dirancang dengan kurikulum yang mengasah keterampilan, disiplin, dan konsep pesertanya tentang pekerjaan dan kewirausahaan. Di samping keuntungan lain, yaitu alternatif pembiayaan dan jangka waktu pendidikan yang relatif lebih cepat dan murah. Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan akan muncul professional baru dibidang Hantaran, Tata Boga maupun Membatik, dan bisa meningkatkan perekonomian di wilayahnya.