Pembinaan Kepala Sekolah, KA UPTD dan GTK Non PNS Kota Semarang

09-12-2018 // 20:26 wib // Admin   Bidang GTK
Halaman lengkap berita
DISDIK KOTA SEMARANG BERI PEMBINAAN NON ASN 
Dinas Pendidikan Kota Semarang kembali mengadakan kegiatan Pembinaan bagi para Guru,  setelah sehari sebelumnya Rabu, 5 Desember 2018  Sejumlah Kepala Sekolah TK/SD/SMPSKB Negeri dan Kepala/Subbag TU UPTD Pendidikan Kecamatan se Kota Semarang berkesempatan mendapatkan pembinaan dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE, MM di Hotel Candi Indah Semarang, kini giliran Sekitar 1,500 guru Non ASN hadir dalam kegiatan pembinaan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Pembinaan dilaksanakan Kamis, 6 Desember 2018, bertempat di Wisma Perdamaian Semarang.
Hadir dalam pembinaan tersebut Kepala BKPP Drs. Bambang Sukono, MM. Dalam  arahannya, para pegawai non ASN agar tetap selalu meningkatkan kinerjanya dan lebih semangat untuk menciptakan generasi yang berprestasi dan berkualitas, karena perhatian Pemerintah Kota Semarang terhadap para guru Non ASN sudah sangat tinggi. Pemberian honor guru non ASN sudah tertinggi di Provinsi Jawa Tengah, di atas UMK Kota. 
 
Kegiatan pembinaan GTK Non PNS  juga di isi oleh Kepala Bidang GTK Slamet Budi Utomo. S.Ag, S.H,M.Hum. Beliau berpesan  agar para Guru non ASN tidak perlu risau dan galau dengan adanya regulasi Permenpan dan RB  Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. "Hidup untuk dinikmati dan disyukuri. Adem. Syahdu", ucap beliau yang penuh humoris dan penuh keakraban.
 
Pembinaan non ASN di isi oleh Ka. UPTD Pendidikan Kecamatan Genuk Agus Sutrisno, S.Pd, M.Pd, yang selalu mengingatkan akan tugas pokoknya sebagai guru, sebagaimana yang telah tertuang di dalam Permensikbud RI Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. "Guru harus inovatif dihadapan siswa, guru harus berani melakukan perubahan pola mengajar yang intensif, agar hasil belajar siswa lebih baik".